Anda duduk di kursi treatment dengan sedikit tegang. Di kepala mungkin cuma ada satu pertanyaan, “Ini perih tidak ya?” Dan itu wajar. Kata “peeling” memang sering membuat orang langsung membayangkan rasa cekit-cekit yang kurang nyaman.
Tapi saat treatment dimulai, banyak pasien justru langsung merasa lega. Aromanya cenderung wangi, rasanya nyaman, dan prosesnya jauh lebih ringan dari yang dibayangkan.
| Tindakan | Lama | Catatan |
|---|---|---|
| Hentikan Krim Malam | 1 Malam | Hindari iritasi |
| Hindari Panas Berlebihan | Sampai Pulih | Seperti Matahari Terik, Sauna |
| Gunakan Skincare Biasa | Keesokan Hari | Sesuai arahan dokter |
“Lhala Peel Itu Nggak Perih, Ya?”
Iya, banyak pasien yang menjalani Lhala Peel mengaku tidak merasakan perih sama sekali.
Dalam praktik sehari-hari, dr Andreas Widiansyah, SpDVE, FINSDV, FAADV cukup sering menemukan pasien yang langsung merasa nyaman sejak awal treatment. Aromanya cenderung wangi, sensasinya ringan, dan kulit tidak merasakan sensasi terbakar atau cekit-cekit yang sering orang takutkan sebelum datang ke klinik.
Ini yang sering membuat pasien kaget, tapi dalam arti yang menyenangkan. Sudah bersiap menahan rasa tidak nyaman, ternyata prosesnya justru terasa lembut di kulit.
Bagi pemilik kulit sensitif yang selama ini masih ragu mencoba peeling wajah Korea, pengalaman seperti ini biasanya terasa lebih menenangkan.
Proses Lhala Peel-Nya Sebenarnya Seperti Apa?
Proses Lhala Peel cukup sederhana dan tidak memerlukan banyak langkah yang memakan waktu lama.
Tahap pertama, dokter mengaplikasikan produk peeling sambil menggosoknya perlahan ke wajah. Di tahap ini, kulit mulai menerima bahan aktif selama treatment berlangsung.
Setelah itu, masuk ke tahap kedua. Dokter mengoleskan produk berikutnya dengan lembut tanpa gosokan tambahan. Dua langkah ini menjadi proses utama dalam treatment Lhala Peel.
Setelah treatment selesai, banyak orang langsung bertanya soal kondisi kulit mereka. Banyak orang sudah membayangkan wajah akan merah atau mengelupas seperti yang sering muncul di media sosial.
Padahal, setelah Lhala Peel, kulit tidak selalu menjadi merah atau mengelupas setelah treatment. Bahkan pada banyak kasus, kulit tetap terlihat tenang setelah treatment selesai.
Dan ini bukan berarti treatment-nya tidak bekerja. Justru karena prosesnya terasa lebih nyaman, banyak pasien merasa lebih tenang untuk melanjutkan sesi berikutnya.
Setelah Lhala Peel, Yang Harus Dihindari Apa?
Aftercare Lhala Peel memang cenderung ringan, tapi Anda tetap perlu menjalaninya dengan disiplin supaya kulit tetap nyaman dan hasil treatment bisa lebih optimal.
| Tindakan | Lama | Catatan |
|---|---|---|
| Hentikan Krim Malam | 1 Malam | Hindari iritasi |
| Hindari Panas Berlebihan | Sampai Pulih | Seperti Matahari Terik, Sauna |
| Gunakan Skincare Biasa | Keesokan Hari | Sesuai arahan dokter |
Menurut dr Andreas, setelah Lhala Peel dokter biasanya meminta pasien menghentikan pemakaian krim malam untuk sementara, menghindari paparan panas berlebihan, dan keesokan harinya pasien biasanya sudah bisa kembali memakai skincare sesuai arahan dokter.
Jadi, Anda tidak perlu berhenti dari seluruh rutinitas skincare terlalu lama. Aftercare setelah peeling ini cenderung singkat dan cukup praktis dijalani.
Biasanya, dokter menyarankan pasien untuk menghindari aktivitas yang terlalu panas, seperti berada lama di bawah terik matahari atau langsung sauna setelah treatment. Anda juga sebaiknya menghentikan pemakaian krim malam selama satu malam.
Keesokan harinya, Anda biasanya sudah bisa kembali memakai skincare sesuai panduan dokter. Kalau Anda sedang mempertimbangkan treatment ini, Lhala Peel Treatment di Eterniskin bisa dikonsultasikan langsung untuk menyesuaikan dengan kondisi kulit Anda.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kalau habis Lhala Peel boleh langsung pakai makeup nggak?
Biasanya lebih aman kalau kulit diberi jeda dulu, apalagi kalau baru selesai treatment. Kalau memang perlu, banyak dokter akan menyarankan tunggu sampai kulit terasa benar-benar tenang dulu dan pastikan produk yang dipakai ringan. Yang penting, jangan langsung pakai makeup tebal atau produk yang berpotensi bikin kulit makin reaktif.
Setelah Lhala Peel, kulit boleh cuci muka pakai facial wash biasa nggak?
Boleh saja, tapi pilih yang lembut dan tidak bikin kulit terasa ketarik. Di hari yang sama, biasanya kulit memang lebih enak dibersihkan dengan cara yang ringan dan tidak digosok terlalu keras. Kalau wajah terasa lebih sensitif, pakai air suam-suam kuku dan hindari scrub dulu.
Kalau kulit saya lagi jerawatan, Lhala Peel aman nggak ya?
Banyak orang dengan kulit berjerawat mempertimbangkan peeling karena ingin kulitnya lebih bersih dan terasa lebih terawat. Tapi tetap penting lihat kondisi jerawatnya dulu, karena kulit yang sedang sangat meradang biasanya butuh pendekatan yang lebih hati-hati. Jadi paling aman kalau dokter yang menilai apakah kulitmu sedang cocok untuk treatment ini atau perlu ditenangkan dulu.
Habis Lhala Peel boleh kena matahari nggak?
Sebenarnya boleh keluar rumah, tapi sebaiknya jangan terlalu lama terpapar panas langsung. Kulit setelah peeling biasanya lebih nyaman kalau dijaga dari sinar matahari terik, dan itu membantu mengurangi risiko kulit terasa tidak enak. Kalau memang harus beraktivitas di luar, perlindungan kulit yang sesuai jadi penting.
Sumber Referensi:
- Forena Clinic, diakses pada Mei 2026, LHALA Peel: Gentle Exfoliation, Seoul, Korea





