Kenapa Kulit Jadi Lebih Kering Saat Puasa? Ini Penjelasan Medisnya

Kenapa Kulit Jadi Lebih Kering Saat Puasa? Ini Penjelasan Medisnya

Banyak orang merasa kulit menjadi lebih kering, kusam, atau terasa lebih sensitif saat menjalani puasa. Kondisi ini sering dianggap wajar. Namun, tidak sedikit yang bertanya-tanya, apakah puasa memang bisa membuat kulit menjadi lebih kering?

Secara medis, perubahan kondisi kulit saat puasa memang bisa terjadi. Penyebabnya tidak hanya karena asupan cairan yang berkurang, tetapi juga karena perubahan pola makan, pola tidur, serta keseimbangan cairan tubuh secara keseluruhan.

Artikel ini akan membahas penjelasan medis di balik kulit kering saat puasa, sekaligus menjelaskan cara menjaga kesehatan kulit selama bulan Ramadhan agar tetap terasa nyaman dan terawat.

Jawaban Singkat: Apakah Puasa Bisa Membuat Kulit Lebih Kering?

Ya, kulit memang bisa menjadi lebih kering saat puasa, terutama jika tubuh mengalami kekurangan cairan ringan (dehidrasi) atau terjadi perubahan rutinitas harian. 

Dilansir dari IPB University, ketika asupan cairan berkurang dalam waktu yang cukup lama, kulit dapat kehilangan kelembapan alaminya sehingga terasa lebih kasar, kencang, atau kurang elastis.

Namun, kondisi ini biasanya bersifat sementara dan dapat dikontrol dengan perawatan serta pola hidrasi yang tepat.

Apa Hubungan Hidrasi Tubuh dengan Kondisi Kulit?

Kulit memiliki lapisan pelindung alami yang berfungsi menjaga kadar air di dalamnya. Dalam dunia dermatologi, kehilangan air dari permukaan kulit sering disebut sebagai transepidermal water loss (TEWL), yaitu kondisi ketika air dalam kulit lebih cepat menguap sehingga kulit terasa kering.

Dilansir dari National Library of Medicine, saat tubuh tidak mendapatkan cairan dalam jangka waktu tertentu, keseimbangan air di dalam jaringan tubuh ikut berubah. Akibatnya:

  • kulit kehilangan kelembapan alami
  • skin barrier melemah
  • kulit terasa lebih kaku atau kusam

Itulah mengapa hidrasi tubuh sangat berperan penting dalam menjaga tampilan kulit tetap sehat.

Mengapa Kulit Lebih Mudah Kering Saat Puasa?

1. Asupan Cairan Terbatas

Selama puasa, tubuh tidak menerima cairan selama berjam-jam. Jika kebutuhan cairan tidak tercukupi saat sahur dan berbuka, risiko dehidrasi ringan meningkat. 

Tanda umum dehidrasi antara lain rasa haus, mulut kering, cepat lelah, dan kulit terasa kering.

2. Perubahan Pola Tidur

Jam tidur yang berubah dapat memengaruhi regenerasi kulit. Proses perbaikan skin barrier biasanya terjadi optimal saat tidur malam.

3. Perubahan Pola Makan

Asupan makanan tertentu saat Ramadhan bisa berbeda dari biasanya. Jika asupan nutrisi kurang seimbang, kondisi kulit juga bisa ikut terpengaruh.

4. Lingkungan dan Aktivitas

Cuaca panas, aktivitas di luar ruangan, atau ruangan ber-AC juga bisa mempercepat kulit kehilangan kelembapan.

Apakah Kulit Kering Saat Puasa Berbahaya?

Pada sebagian besar orang, kulit kering saat puasa adalah kondisi ringan dan wajar. Biasanya kulit hanya terasa:

  • lebih kasar
  • sedikit mengelupas
  • tampak kurang glowing

Namun, jika kulit sampai terasa sangat gatal, merah, atau pecah-pecah, kondisi ini bisa menandakan skin barrier sedang terganggu dan perlu perhatian lebih.

Bagaimana Cara Menjaga Kulit Tetap Lembap Selama Puasa?

Kulit Kering? Ini Kandungan Skincare yang Efektif Menghidrasi1. Perbanyak Cairan Saat Sahur & Berbuka

Minum secara bertahap setelah berbuka membantu mengembalikan cairan tubuh.

2. Gunakan Moisturizer Secara Konsisten

Pelembap membantu “mengunci” kelembapan kulit dan mengurangi kehilangan air dari permukaan kulit.

3. Hindari Air Terlalu Panas Saat Mencuci Wajah

Air panas bisa memperparah kulit kering karena menghilangkan minyak alami kulit.

4. Pilih Skincare yang Gentle

Produk dengan bahan terlalu keras atau banyak alkohol dapat membuat kulit semakin kering.

Baca juga artikel lainnya tentang Kulit Kering? Ini Kandungan Skincare yang Efektif Menghidrasi

5. Tetap Gunakan Sunscreen

Paparan sinar matahari bisa mempercepat penguapan kelembapan kulit.

Apakah Treatment Kulit Bisa Membantu Saat Kulit Kering Karena Puasa?

Pada beberapa kondisi, treatment kulit ringan yang fokus pada hidrasi dapat membantu menjaga keseimbangan kelembapan kulit. Namun, pemilihan treatment sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.

Pendekatan terbaik bukan melakukan treatment sebanyak mungkin, tetapi memilih perawatan yang dapat membantu memperkuat skin barrier secara aman dan bertahap.

Kapan Sebaiknya Konsultasi dengan Dokter?

Jika kulit terasa sangat kering hingga:

  • mengelupas berlebihan
  • terasa perih
  • muncul iritasi atau kemerahan

sebaiknya pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit atau dokter estetik. Pemeriksaan profesional dapat membantu menentukan jenis perawatan yang paling sesuai dengan kondisi kulit Anda.

Kesimpulan

Kulit yang terasa lebih kering saat puasa merupakan kondisi yang umum terjadi. Hal ini biasanya berkaitan dengan perubahan hidrasi tubuh, pola tidur, dan rutinitas harian selama Ramadhan. 

Dengan menjaga asupan cairan, menggunakan pelembap secara konsisten, dan memilih perawatan yang tepat, kulit tetap bisa terlihat sehat dan nyaman sepanjang bulan puasa.

Jika kondisi kulit terasa berbeda selama Ramadhan, konsultasi dengan dokter dapat membantu menentukan langkah perawatan yang paling aman dan sesuai kebutuhan kulit.

 

Sumber Referensi:

Mau Dapatkan Solusi Untuk Masalah Kulitmu?

Segera konsultasikan masalah kulitmu dengan dokter Eterniskin dan dapatkan solusi terbaik.

Artikel Terkait