Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Berminyak dan Berjerawat

cara-mengatasi-kulit-berminyak-dan-berjerawat-eterniskin

Banyak orang mengkhawatirkan kulit wajah yang berminyak karena sangat rentan ditumbuhi jerawat. Jerawat yang tumbuh di kulit akan membuat penampilan menjadi terganggu. Untuk mengatasinya, maka Anda harus mengetahui penyebab kulit berminyak dan berjerawat terlebih dulu.

Minyak pada kulit wajah sebenarnya merupakan hal normal dan memiliki manfaat untuk menjaga kelembaban kulit. Selain untuk menjaga kelembaban kulit, minyak pada wajah juga memiliki ragam fungsi lainnya. 

Hanya saja, ketika jumlah minyak yang dihasilkan berlebihan maka hal tersebut akan menimbulkan masalah yang mengganggu. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka pemilihan skincare kulit berminyak dan berjerawat yang tepat sangatlah penting.

Penyebab Kulit Berminyak dan Berjerawat

Minyak pada kulit wajah ketika dalam kadar normal akan membuat wajah terlihat glowing berkilau. Namun ketika kadar minyak berlebih, hal tersebut dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan tumbuh banyak jerawat. Oleh karena itu harus diketahui penyebab masalah kulit tersebut.

1. Pengaruh Usia

Faktor usia adalah salah satu penyebab utama produksi minyak berlebih pada kulit wajah. Usia remaja dan dewasa adalah kelompok usia dengan produksi minyak paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya. Khususnya ketika masa pubertas, kelenjar sebasea bisa memproduksi sebum hingga 500%. 

Oleh karena itu banyak remaja yang mengeluhkan masalah kulit berminyak dan berjerawat. Ketika usia menua, maka produksi minyak pada kulit juga akan menurun. 

Hal ini dikarenakan jumlah protein pada kulit berkurang termasuk kolagen sehingga produksi sebum juga akan berkurang. Ketika minyak pada kulit berkurang, maka tanda penuaan juga lebih mudah muncul.

2. Hormon yang Tidak Seimbang

Kadar hormon pada tubuh ada kalanya tidak seimbang. Ketidak seimbangan kadar hormon bisa disebabkan karena banyak faktor seperti manajemen stres, perubahan pola tidur, menstruasi, menopause, pemakaian alat kontrasepsi, kehamilan dan sebagainya. 

Kadar hormon yang tidak seimbang bisa membuat kelenjar minyak memproduksi lebih banyak sebum yang menyebabkan kulit berminyak.

3. Jarang Menggunakan Pelembab

Banyak orang keliru mengira bahwa kulit berminyak dan berjerawat tidak perlu menggunakan moisturizer karena dapat menyebabkan kulit semakin berminyak. Padahal, pemakaian moisturizer untuk kulit berminyak justru dapat mengontrol kadar sebum pada kulit dengan lebih optimal. 

Moisturizer atau pelembab berfungsi untuk menjaga kulit agar tetap terhidrasi. Ketika kulit wajah tidak memakai pelembab, maka kulit akan menjadi kering dan merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi lebih banyak minyak agar kulit terhidrasi. Hal ini justru membuat kulit wajah menjadi lebih berminyak.

4. Jarang Membersihkan Wajah

Salah satu penyebab kulit wajah berminyak dan berjerawat karena jarang membersihkan wajah terutama di malam hari. Mencuci wajah secara rutin terutama sebelum tidur sangat dianjurkan untuk mencegah berbagai macam masalah kulit.

Aktivitas seharian dapat menyebabkan kulit wajah menjadi kotor akibat terkena debu dan kosmetik. Debu dan kosmetik tersebut jika tidak segera dibersihkan maka akan menumpuk pada pori-pori wajah. 

5. Eksfoliasi Wajah Berlebihan

Mengeksfoliasi wajah secara berlebihan, serta jarang mencuci muka dapat memicu masalah kulit berminyak dan berjerawat. 

Eksfoliasi wajah terlalu sering dapat menyebabkan kulit wajah memerah akibat kering dan iritasi. Kulit yang kering akan merangsang kelenjar sebasea memproduksi lebih banyak minyak untuk menghidrasi kulit.

Dampak Kulit Berminyak

Kulit berminyak bisa memberikan dampak positif sekaligus negatif. Apabila kadar minyak tepat, maka hal tersebut justru bermanfaat untuk mencegah penuaan. Namun jika berlebihan maka bisa menimbulkan risiko sebagai berikut:

1. Timbul Jerawat

Risiko terbesar wajah berminyak adalah timbulnya jerawat karena pori-pori pada kulit tersumbat. Sel kulit mati dan minyak akan lebih mudah menumpuk pada folikel rambut sehingga timbul peradangan dan jerawat.

2. Wajah Terlihat Kusam

Kulit wajah yang berminyak dapat menyebabkan wajah terlihat kusam. Wajah yang kusam tampak tidak sehat dan juga kurang menarik. Hal ini membuat pemilik wajah berminyak kurang percaya diri dengan penampilannya.

3. Muncul Komedo

Tidak hanya timbul jerawat, namun kulit berminyak juga bisa menyebabkan munculnya komedo yang mengganggu terutama pada hidung dan kulit sekitar hidung. Komedo terbentuk karena minyak dan sel kulit mati menyumbat pori-pori kulit. Komedo ada yang berupa benjolan kecil berwarna hitam dan juga putih.

Blackheads atau komedo hitam akan sangat mengganggu penampilan karena membuat kulit wajah tampak kotor.

Cara Mengatasi Kulit Berminyak dan Berjerawat

Minyak berlebih pada wajah bisa menyebabkan tumbuhnya jerawat yang mengganggu. Agar bisa mengatasi masalah pada kulit wajah dengan tepat, maka harus dipahami penyebab pastinya terlebih dulu. Berikut cara mengatasi kulit berminyak dan berjerawat sesuai penyebabnya.

1. Rutin Membersihkan Kulit Wajah

Disarankan untuk membersihkan wajah menggunakan teknik double cleansing agar kotoran bisa diangkat hingga ke dalam pori-pori wajah. Gunakan micellar water atau milk cleanser untuk mengangkat bekas make up pada wajah agar lebih optimal. 

Sempurnakan dengan menggunakan facial cleanser atau facial foam untuk mengangkat sisa kotoran yang ada pada wajah. Disarankan untuk memilih produk skincare dengan kandungan active ingredients yang tepat. 

Lantas, kulit berminyak dan berjerawat pakai apa? Disarankan pilih perawatan wajah yang mengandung hyaluronic acid, tea tree oil dan green tea yang sangat baik untuk mengatasi peradangan pada kulit akibat jerawat.

2. Lakukan Eksfoliasi dengan Frekuensi yang Tepat

Eksfoliasi adalah perawatan wajah yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan kotoran yang menumpuk di pori-pori agar wajah terlihat lebih cerah dan bersinar. Ada dua cara eksfoliasi wajah yakni cara eksfoliasi mekanis dan eksfoliasi kimiawi. 

Eksfoliasi mekanis dilakukan menggunakan scrub untuk mengangkat sel kulit mati. Sementara eksfoliasi kimiawi memakai bahan kimia seperti asam alfa dan beta hidroksi. 

Meskipun memiliki banyak manfaat, namun Anda tidak disarankan untuk melakukan eksfoliasi terlalu sering karena bisa menyebabkan kulit merah dan iritasi.

3. Menggunakan Moisturizer yang Tepat

Pilih moisturizer yang cocok untuk kulit berminyak yakni berbahan dasar air dan bersifat non-comedogenic. Pelembab non-comedogenic akan mencegah munculnya komedo dan jerawat pada kulit berminyak. Sementara itu, pelembab water based atau bahan dasar air terasa lebih ringan ketika dikenakan di wajah.

Disarankan untuk memilih moisturizer yang mengandung asam retinoid karena dapat mencegah munculnya jerawat dan komedo pada wajah.

4. Mengeringkan Kulit dengan Lembut

Setelah mencuci wajah, keringkan kulit menggunakan handuk lembut dan bersih dengan cara menepuk-nepuk nya di kulit. 

Jangan menggesekkan handuk secara kasar di kulit karena dapat menyebabkan pori-pori kulit wajah melebar akibat bergesekan dengan handuk secara berlebihan. Pori-pori wajah yang membesar akan meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

Minyak pada kulit sebenarnya merupakan hal normal ketika jumlahnya tidak berlebihan. Namun, apabila jumlah minyak yang dihasilkan berlebihan justru menyebabkan kulit berminyak dan berjerawat. Untuk mengatasi masalah kulit, maka solusi yang dipilih harus sesuai dengan penyebab kulit berminyak.

Ketahui informasi seputar tips menarik dan perawatan kecantikan dari Eterniskin, serta konsultasikan kebutuhanmu ke Tim Eterniskin atau Whatsapp kami.

Artikel Terkait