Jerawat Batu: Penyebab hingga Cara Menghilangkannya

Jerawat batu

Jerawat batu jadi salah satu masalah kulit yang meresahkan, meskipun jerawat umum terjadi, tetap saja ketika jerawat muncul Anda tidak akan merasa nyaman.

terlebih jerawat yang semakin meradang, rasa nyeri pada kulit akan semakin bertambah. Apapun jenis jerawatnya, termasuk jenis batu tentu akan mengganggu keseharian. 

terkadang lupa punya jerawat sehingga tak jarang tangan menyentuh, bahkan hingga menggaruk jerawat, alhasil kondisinya semakin parah. 

Bukan hanya sakit, jerawat bisa menurunkan rasa percaya diri. 

Oleh karena itu, ketahui lebih dalam penyebab munculnya jerawat hingga cara menghilangkannya secara tepat agar tidak memperburuk kulit Anda.

Apa itu Jerawat Batu?

Jerwata batu

Jerawat batu atau biasa disebut sebagai jerawat kistik dalam dunia medis merupakan termasuk jenis jerawat yang serius dan terparah.

sehingga harus segera dilakukan penanganan yang tepat, secara alami, bahkan jika perlu dengan bantuan dokter. 

Masalah jerawat ini bisa muncul pada siapapun, muncul di pipi, di dagu, ataupun di hidung. Namun, orang yang memiliki kulit cenderung berminyak lebih rentan terhadap jerawat kistik.

Selain itu, pada golongan tertentu yang mengalami ketidakstabilan hormon juga rentan berjerawat. 

Seperti, wanita dewasa atau remaja yang hormonnya sering tidak seimbang ketika masa menstruasi datang. Ciri-ciri jerawat jenis ini, yaitu:

  • Biasanya ada benjolan yang bisa memiliki ukuran mirip dengan kacang polong
  • Berada di bawah kulit dan berwarna merah
  • Jerawat memiliki tekstur yang relatif keras
  • Terasa nyeri ketika Anda sentuh 
  • Terkadang pada puncak benjolan terdapat warna kuning keputihan yang mana ketika pecah akan mengeluarkan nanah. 

Apa Penyebab Jerawat Batu?

Jerwata batu

Secara normal, kulit akan memproduksi minyak untuk melembabkan kulit. Namun, apa yang terjadi jika kulit menghasilkan minyak secara berlebih?

Umumnya minyak yang berlebih akan menyumbat kulit dan bisa menumbuhkan jerawat. 

Bukan hanya minyak, sel kulit mati yang menumpuk juga bisa memicu tumbuhnya jerawat.

Begitu pula dengan jerawat kistik yang disebabkan oleh produksi minyak kulit yang tinggi, hal tersebut juga berkaitan dengan hormon androgen yang mengatur kelenjar sebasea dalam hal produksi minyak.

Oleh karena itu, ketika seseorang memasuki masa pubertas, biasanya akan mulai muncul jerawat, salah satunya karena hormon androgen menjadi lebih aktif.

Apakah hanya hormon androgen? Berikut beberapa faktor yang diduga memicu jerawat.

  • Menopause
  • Gangguan PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)
  • Menstruasi
  • Kehamilan

Cara Menghilangkan Jerawat Batu Secara Alami

Jerwata batu

Ada banyak cara menghilangkan jerawat, seperti menggunakan obat jerawat. Lantas apakah bisa dengan cara alami? Bisa, ada beberapa cara alami untuk membantu agar jerawat segera hilang, apa saja?

1. Kompres Es

Tak jarang jerawat terus meradang dan menimbulkan nyeri, untuk mengatasi masalah tersebut gunakan kompres dengan es sebagai pereda nyeri.

Agar tidak terlalu dingin, sebelum menempelkan pada kulit, bungkus es dulu dengan kain atau handuk yang tipis, lembut, dan bersih. 

2. Kompres Air Hangat

Selain kompres dengan es, Anda bisa coba kompres dengan air hangat. Air hangat dapat membantu melunakkan benjolan jerawat yang relatif keras.

Sehingga nanah bisa lebih lebih mudah dan cepat ke permukaan sehingga lebih cepat sembuh.

3. Tea Tree Oil

Produk tea tree oil sudah banyak dan populer di pasaran, produk ini memiliki kandungan terpinene yang berfungsi sebagai antibakteri dan anti radang.

Sehingga bisa membantu untuk mengatasi peradangan jerawat.

4. Pembersih Non Sabun

Pembersih sabun terkadang menyebabkan iritasi pada kulit, khususnya untuk Anda yang memiliki kulit sensitif.

Oleh karena itu, pembersih non sabun bisa jadi pilihan yang tepat jika kulit Anda sensitif agar jerawat tidak semakin parah. 

Berapa Lama Jerawat Batu akan Hilang?

contoh

Waktu jerawat untuk hilang tentu bisa berbeda, tergantung dengan penanganan dan kondisi masing-masing tiap orang.

Namun, untuk jerawat kistik atau batu biasanya relatif lama, bisa bertahan hingga satu bulan.

Kemudian, setelah jerawat pecah, kesembuhan luka sekitar 2-3 bulan. Anda harus merawat jerawat sebelum dan sesudah pecah dengan baik agar tidak muncul lagi jerawat lainnya.

Apabila dalam beberapa minggu jerawat muncul kembali, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kulit. 

Penanganan Jerawat dengan Bantuan Medis

perawatan

Jangan ragu untuk meminta bantuan dari medis untuk mengatasi jerawat kistik sebab tak jarang penanganan mandiri atau menggunakan sembarang obat atau skincare.

Justru akan membuat kondisi jerawat semakin parah, bahkan bisa semakin menyebar.

Dengan bantuan dokter, ada beberapa terapi obat yang bisa Anda dapatkan, seperti obat minum berupa kortikosteroid, antibiotik, pil KB guna mengontrol jerawat karena hormon, retinoid tablet.

Selain itu, ada salep nicotinamide, asam salisilat, benzoyl peroxide, krim antibiotik, dan lain-lain.

Bahkan, jika perlu dokter bisa melakukan operasi kecil untuk menghilangkan nanah pada jerawat. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan perawatan agar bekas dari jerawat bisa membaik.

Penggunaan obat jerawat tidak bisa sembarangan. Oleh karena itu, jangan ragu ke dokter kulit.

Jerawat batu bukan masalah kulit yang mudah untuk Anda atasi, agar jerawat bisa cepat hilang, diperlukan perawatan yang tepat. 

Cek artikel berikut ini untuk penjelasan Tips Perawatan Jerawat dan perawatan kecantikan yang Efektif dan Aman dari Eteniskin, serta konsultasikan kebutuhanmu ke Tim Eterniskin atau Whatsapp kami.

 

Reference: 

Mau Dapatkan Solusi
Untuk Masalah Kulitmu?

Segera konsultasikan masalah kulitmu dengan dokter Eterniskin dan dapatkan solusi terbaik.

Artikel Terkait