Bagaimana Proses dan Prosedur Mikrodermabrasi?

prosedur-mikrodebradasi-eterniskin

Mikrodermabrasi adalah prosedur perawatan dan peremajaan kulit wajah. Proses mikrodermabrasi ini diterapkan melalui teknik pengelupasan kulit, sehingga nantinya sel kulit mati pada wajah menjadi terangkat. 

Umumnya, mikrodermabrasi dilakukan untuk mengatasi berbagai masalah di permukaan atau lapisan luar kulit wajah seperti mengatasi kelainan kulit di area wajah, hingga mengurangi kerutan halus. Lantas, seperti apa prosedur mikrodermabrasi sebenarnya? 

Apa itu Proses Mikrodermabrasi? 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, mikrodermabrasi adalah prosedur yang dilakukan untuk mengangkat lapisan kulit dengan lembut. Perawatan ini dilakukan untuk meratakan warna kulit mencerahkan kulit wajah yang kusam serta memudarkan bekas jerawat. 

Prosedur ini juga sering dilakukan untuk memudarkan kerutan, garis halus, dan berbagai kondisi kulit yang lainnya. Perawatan mikrodermabrasi biasanya dilakukan oleh ahli kecantikan atau dokter spesialis kulit. 

Proses mikrodermabrasi biasanya membutuhkan waktu selama 30 menit serta dapat dikombinasikan dengan sejumlah perawatan lain. Anda tidak perlu khawatir karena perawatan mikrodermabrasi tidak terasa sakit. Untuk mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan, dibutuhkan perawatan hingga beberapa kali. 

Mikrodermabrasi pada dasarnya adalah prosedur yang aman untuk seluruh jenis serta warna kulit. Terdapat beberapa indikasi kulit yang membutuhkan perawatan mikrodermabrasi ini seperti kerusakan karena sinar matahari, melisma, warna dan tekstur kulit yang tidak rata, kulit terlihat kusam, jerawat serta bekas jerawat, hingga komedo. 

Proses Mikrodermabrasi

Sebelum melakukan perawatan mikrodermabrasi, Anda harus memberitahu dokter terlebih dahulu mengenai kondisi medis yang Anda miliki sekarang ini. Anda juga harus memberi tahu apa resep obat yang dikonsumsi.

Sebelum melakukan mikrodermabrasi, sejumlah tindakan pencegahan harus dilakukan dalam dua hari seperti menghindari melakukan wax bagian perawatan, hindari terkena sinar matahari langsung agar kulit tidak terkena sengatan, serta berhenti menggunakan produk pengelupasan kulit. 

Anda juga harus menghindari perawatan topikal di pagi hari sebelum bertemu dengan dokter. Sebisa mungkin, datanglah ke klinik tanpa menggunakan riasan wajah. Walaupun perawatan mikrodermabrasi dimulai dengan menghilangkan kotoran, tetapi dokter harus mengetahui seperti apa kondisi kulit Anda yang sebenarnya. 

Sebenarnya, bagaimana proses mikrodermabrasi ini? mikrodermabrasi dilakukan dengan cara menyemprotkan Kristal mikro. Kristal mikro ini merupakan Kristal aluminium oksida. Penyemprotan dilakukan di permukaan kulit. 

Setelah disemprotkan, Kristal mikro akan digosokkan agar dapat menghilangkan lapisan paling atas kulit. Ketika perawatan mikrodermabrasi ini dilakukan, tubuh akan menganggap kulit sedang terluka, sehingga tubuh nantinya akan menggantikan kulit lama dengan kulit baru. 

Prosedur Mikrodermabrasi

Perawatan mikrodermabrasi ini dilakukan oleh dokter menggunakan perangkat khusus yang bisa mengangkat lapisan atas kulit dengan lembut. Terdapat sejumlah prosedur mikrodermabrasi. Prosedur mikrodermabrasi ini dibedakan sesuai dengan jenis mikrodermabrasi yang dilakukan, antara lain:

1. Mikrodermabrasi Diamond

Prosedur mikrodermabrasi yang pertama adalah mikrodermabrasi diamond. Mikrodermabrasi diamond menggunakan alat yang mempunyai ujung layaknya berlian. Alat ini dirancang agar dapat mengelupas sel kulit mati. 

Alat ini bekerja dengan cara menyedot sel kulit mati. Kedalaman dari abrasi nantinya dipengaruhi dari tekanan yang diberikan pada alat. Jenis aplikator ini biasanya digunakan untuk area wajah yang sensitif, contohnya seperti di dekat mata. 

2. Mikrodermabrasi Kristal

Ini merupakan alat untuk memancarkan kristal agar dapat menyemprotkan Kristal halus dengan lembut. Kristal ini digunakan untuk menggosok lapisan luar yang berada di kulit. 

Layaknya mikrodermabrasi diamond, perawatan mikrodermabrasi kristal juga membuat sel kulit mati akan langsung disedot. Sedangkan, jenis kristal yang digunakan adalah natrium bikarbonat serta aluminium oksidan. 

3. Hydra Dermabrasi

Metode hydra dermabrasi ini sebenarnya merupakan metode yang jauh lebih baru. Prosedur mikrodermabrasi ini melibatkan penggabungan pengelupasan kulit. Perawatan dilakukan dengan menginfus produk ke kulit. 

Proses ini akan merangsang produksi kolagen serta dapat memaksimalkan aliran darah ke dalam kulit. 

Proses perawatan mikrodermabrasi ini bekerja di permukaan kulit, sehingga terdapat sejumlah efek samping yang mungkin dapat dialami, contohnya seperti memar ringan, nyeri tekan, bengkak dan yang lainnya. 

Umumnya, sesudah perawatan, kulit akan berubah menjadi sedikit memerah tetapi akan memudar dalam kurun waktu beberapa jam. Selama satu hari sesudah perawatan, Anda mungkin akan merasa sensasi terbakar sinar matahari, tetapi tidak perlu khawatir karena ini merupakan efek ringan. 

Kemudian, perawatan wajah seperti toner serta pembersih yang memiliki kandungan obat mungkin akan terasa sedikit menyengat saat diaplikasikan pada wajah sesudah perawatan mikrodermabrasi. Oleh sebab itu, tunda terlebih dulu penggunaan produk-produk skincare selama beberapa hari. 

Pelembab, riasan, serta pembersih non obat dapat digunakan setelah perawatan mikrodermabrasi. Anda juga dapat menggunakan tabir surya, karena kulit akan rentan mengalami kerusakan karena sinar matahari setelah melakukan perawatan ini. 

Proses mikrodermabrasi relatif singkat dan dapat memberikan hasil yang memuaskan. Jika Anda tertarik untuk melakukan prosedur satu ini, pastikan melakukannya di klinik terpercaya  agar mendapatkan hasil yang maksimal! Ketahui informasi seputar tips menarik dan perawatan kecantikandari Eterniskin, serta konsultasikan kebutuhanmu ke Tim Eterniskin atau Whatsapp kami.

Mau Dapatkan Solusi
Untuk Masalah Kulitmu?

Segera konsultasikan masalah kulitmu dengan dokter Eterniskin dan dapatkan solusi terbaik.

Artikel Terkait