Apa itu Suntik Kromosom? Inilah Manfaat dan Efek Sampingnya

Apa itu Suntik Kromosom? Inilah Manfaat dan Efek Sampingnya

Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi saat ini turut berpengaruh pada berbagai inovasi, termasuk dalam bidang kecantikan dan perawatan kulit.

Dimana ada banyak cara yang ditawarkan untuk mendapatkan kulit putih, salah satunya dengan suntik kromosom.

Suntik putih kromosom sendiri dianggap sebagai solusi terbaik untuk mendapatkan kulit yang cerah dan putih.

Namun, apakah hal itu benar? Yuk kita simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Suntik Kromosom?

Suntik kromosom sebenarnya merupakan prosedur perawatan kulit yang sudah dikenalkan sejak tahun 2005 di Swiss.

Secara umum, suntik kromosom merupakan prosedur yang bertujuan untuk mencerahkan dan memutihkan kulit melalui injeksi atau suntikan.

Meskipun dikenal dengan istilah suntik kromosom namun nyatanya cairan yang digunakan bukanlah kromosom manusia, melainkan campuran dari stem cell dan vitamin C.

Banyak yang beranggapan bahwa kombinasi antara stem cell dan vitamin C tersebut mampu mengubah sel melanosit menjadi putih dengan cara menghambat sel SLC24A5 yang berfungsi menentukan jumlah melanosit.

Hasilnya, kulit yang cenderung gelap bisa terlihat lebih cerah dan putih.

Perbedaan Suntik Kromosom dan Suntik Putih

Meskipun sama-sama bertujuan untuk mendapatkan kulit yang lebih cerah dan putih, namun rupanya injeksi  kromosom berbeda dengan suntik putih.

Berikut ini adalah beberapa perbedaannya:

1. Suntik Kromosom

Prosedur medis yang satu ini menggunakan suntikan yang isinya merupakan kombinasi stem cell dan vitamin C.

Kedua zat tersebut bekerja dengan cara menghambat gen SLC24A5 pada kromosom 15 yang berkaitan dengan pigmentasi kulit.

Semakin tinggi gen SLC24A5 maka akan meningkatkan produksi melanin sehingga membuat kulit menjadi gelap.

Demikian pula sebaliknya, semakin rendah gen SLC24A5 akan membuat produksi melanin menurun sehingga kulit terlihat lebih putih dan cerah.

2. Suntik Putih

Pada suntik putih, cairan yang dimasukkan berupa kolagen, vitamin C dan glutathione.

Ketiga zat tersebut berkaitan dengan jumlah melanin yang menyebabkan perubahan pigmentasi kulit.

Untuk mencegah pembentukan melanin maka zat yang berperan aktif adalah glutathione.

3. Kesimpulan Perbedaannya

Jadi dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara infus kromosom dan suntik putih terletak pada penggunaan cairan di dalamnya.

Jika pada infus kromosom menggunakan stem cell dan vitamin C untuk menghambat gen SLC24A5, maka pada suntik putih menggunakan glutathione untuk menghambat melanin.

Glutathione sendiri dikenal sebagai zat penting yang berfungsi memperbaiki dan membangun jaringan tubuh.

Kandungan kolagen dan glutathione pada suntik putih akan membantu mencegah penuaan sehingga lebih awet muda.

Apa Manfaat Suntik Kromosom?

Berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari melakukan suntik kromosom:

1. Membantu Mencerahkan Kulit secara Cepat

Jika Anda ingin mendapatkan kulit yang cerah dan putih dalam waktu singkat tanpa perlu melakukan perawatan yang lama, maka solusi terbaiknya adalah melakukan injeksi kromosom di klinik kecantikan terpercaya.

Selain hasilnya lebih cepat, efek putih dan cerah yang didapatkan juga relatif bertahan lama.

2. Mengatasi Gangguan Pigmentasi Kulit

Selain bermanfaat untuk kecantikan, prosedur injeksi kromosom juga bermanfaat untuk mengatasi gangguan pigmentasi kulit.

Salah satunya adalah hiperpigmentasi yang ditandai dengan munculnya bercak di kulit yang lebih gelap dari area sekitarnya akibat produksi melanin yang lebih banyak.

3. Mencegah Masalah pada Rambut

Manfaat lain dari suntik kromosom adalah mencegah masalah pada rambut.

Prosedur perawatan kulit tersebut mampu:

  • mencegah terjadinya kerontokan rambut
  • menghambat munculnya uban
  • menghambat tanda-tanda penuaan lainnya pada rambut.

4. Mempercepat Proses Penyembuhan Luka

Salah satu manfaat prosedur injeksi kromosom adalah membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

Ketika kulit Anda mengalami luka seperti iritasi akibat jerawat, gigitan serangga atau luka tergores, maka proses penyembuhannya akan berlangsung lebih cepat dan bekas luka pun memudar.

5. Membantu Meningkatkan Imunitas

Kombinasi vitamin C yang disuntikkan ke dalam tubuh akan membantu meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Seperti yang diketahui, vitamin C bersifat antioksidan yang secara efektif akan melindungi tubuh dari serangan virus dan bakteri.

6. Membantu Meningkatkan Produksi Kolagen

Salah satu efek yang muncul dari pemberian injeksi kromosom adalah meningkatkan produksi kolagen.

Kolagen sendiri merupakan protein yang berfungsi menjaga elastisitas kulit, sehingga kulit akan tetap kenyal, elastis dan terhindar dari tanda-tanda penuaan dini.

Efek Samping Suntik Kromosom

Efek Samping Suntik Kromosom

Selain memiliki banyak manfaat bagi kecantikan kulit dan kesehatan, prosedur injeksi kromosom juga bisa menimbulkan beberapa efek samping.

Efek samping tersebut bisa muncul jika prosedur dilakukan secara berlebihan dan tidak sesuai dengan dosis aman.

Berikut adalah beberapa efek yang perlu diperhatikan:

1. Efek Ketergantungan

Salah satu dampak negatif yang dirasakan adalah efek ketergantungan yang berhubungan dengan kondisi psikologis seseorang.

Karena biasanya orang akan cenderung ingin tampil cantik dan sempurna sehingga akan terus melakukan upaya untuk mendapatkan suntik kromosom secara terus menerus.

2. Masalah pada Lambung

Kandungan asam pada vitamin C cukup tinggi dan hal ini akan turut berpengaruh pada kondisi lambung.

Tidak jarang prosedur injeksi kromosom menimbulkan masalah pada lambung sehingga membutuhkan penanganan yang tepat.

Oleh karena itu harus dipastikan kondisi lambung sehat saat suntik kromosom.

3. Gangguan Hormon

Efek samping lainnya yang muncul akibat prosedur injeksi kromosom adalah gangguan hormon.

Itulah mengapa prosedur ini sangat tidak disarankan bagi ibu hamil, karena cukup berisiko untuk kesehatan ibu maupun janin.

4. Gangguan pada Ginjal

Cairan yang disuntikkan ke dalam tubuh mengandung zat tertentu yang kemudian menumpuk di dalam ginjal sehingga menimbulkan gangguan pada ginjal.

Oleh karena itu disarankan untuk mengkonsumsi banyak air putih setelah melakukan perawatan kulit dengan injeksi kromosom.

5. Alergi

Sebelum melakukan perawatan dengan kromosom, ada baiknya Anda memperhatikan potensi alergi yang muncul.

Karena pada beberapa orang, prosedur medis tersebut bisa menimbulkan reaksi alergi seperti gatal, ruam, bengkak dan bahkan sesak napas.

6. Diare

Prosedur injeksi kromosom yang dilakukan secara berlebihan hingga dosisnya melewati batas aman akan menimbulkan dampak buruk pada saluran pencernaan.

Akibatnya kinerja usus menjadi tidak normal dan bisa menyebabkan diare.

Dapatkan Perawatan Kulit di Klinik Kecantikan yang Aman & Terpercaya

Suntik putih dengan kromosom dianggap sebagai solusi untuk mendapatkan kulit yang cerah dan putih secara instan karena lebih cepat.

Meski demikian, prosedur tersebut sebaiknya dilakukan di klinik kecantikan terpercaya yang didukung dokter profesional.

Dengan bimbingan dokter, perawatan kulit bisa lebih sesuai dengan kondisi tubuh, sehingga lebih aman dan efektif.

Bersama Eterniskin, Anda dapat ditangani langsung oleh dr. Andreas Widiansyah, seorang dokter spesialis kulit dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang perawatan kulit dan kecantikan.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera hubungi Eterniskin untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut!

Mau Dapatkan Solusi
Untuk Masalah Kulitmu?

Segera konsultasikan masalah kulitmu dengan dokter Eterniskin dan dapatkan solusi terbaik.

Artikel Terkait